Staff senior Hillary mundur

April 23rd, 2008 | Uncategorized | No comments

Kepala strategi bakal calon presiden dari Partai Demokrat, Hillary Clinton mengundurkan diri terkait sengketa soal konflik kepentingan.

Penyebab langsung kemunduran Mark Penn adalah pertemuan yang dia selenggarakan atas nama perusahaan lobinya dengan perwakilan pemerintah Kolombia.

Pertemuan itu diadakan guna merancang strategi untuk menekan Kongress agar menandatangani perjanjian perdagangan bebas.

Hillary Clinton menentang perjanjian itu, terlebih-terlebih persoalan perdagangan bebas memang tidak populer di kalangan pemilih.

Akibatnya, meski Penn telah meminta maaf karena salah menilai situasi, ia terpaksa harus mundur.

Tidak disukai

Wartawan BBC Justin Webb melaporkan, pengunduran diri Penn ini merupakan sebuah pukulan telak bagi Hillary. Penn bukan sekadar strateg Hillary menuju Gedung Putih, tetapi juga seorang teman dekat.

Namun pada saat yang bersamaan ini merupakan satu awal baru yang mungkin akan lebih kokoh buat tim sukses Hillary.

Sejak awal Penn memang tidak disukai oleh beberapa orang penting disekeliling Hillary.

Penn ditduing oleh banyak orang di tubuh tim Clinton atas kesalahan dalam strategi dan taktik yang menyebabkan calon mereka tertinggal dari saingannya
Barack Obama dalam persaingan untuk meraih nominasi dari Parati Demokrat.

Pengunduran diri Penn membuat tim sukses Hillary menata-ulang strategi mereka, kata wartawan kami.

Clinton akan serang Iran

April 23rd, 2008 | Uncategorized | No comments

Hillary Clinton telah mengeluarkan peringatan keras kepada Iran di saat pendukung Partai Demokrat di negara bagian Pennsylvania memilih dia dan Barack Obama sebagai calon presiden.

Dia mengatakan Amerika Serikat akan menyerang dan “menghancurkan” Iran bila negeri itu melancarkan serangan nuklir ke Israel.

Nyonya Clinton tampaknya sengaja menonjolkan masalah luar negeri dan kepemimpinan di saat dia berusaha mengumpulkan dukungan.

Dia memimpin jajak pendapat di Pennsylvania, negara bagian besar terakhir yang menyelenggarakan pemilihan, namun para pengamat mengatakan harapannya tergantung pada kemenangan besar.

Survei yang dikeluarkan oleh Zogby hari Selasa menunjukkan Nyonya Clinton unggul 10 persen atas Obama, sedangkan poll Insider Advantage menempatkan Nyonya Clinton unggul 7 persen.

Tempat pemungutan suara dibuka jam 07.00 pagi waktu setempat (pukul 18 WIB), dan hasilnya segera akan muncul setelah TPS ditutup jam 20.00 (pukul 07.00 WIB hari Rabu).

Nyonya Clinton harus menang besar di Pennsylvania untuk memperbesar momentum

Dengan jumlah pemilih sekitar 4 juta orang, dan negara bagian ini memiliki jatah 158 delegasi ke konvensi Partai Demokrat bulan Agustus nanti, Pennsylvania menjadi negara bagian terakhir yang mengadakan pemilihan.

Meskipun Nyonya Clinton masih tertinggal dalam pengumpulan suara secara keseluruhan, namun dia memenangkan pemilihan di semua negara bagian yang besar.

Dengan para delegasi masih terpecah, tampaknya baik Obama maupun Clinton akan mendapatkan suara cukup untuk memenangkan pemilihan langsung.

Mereka tampaknya harus “merayu” sekitar 800 “delegasi super” dalam konvensi Partai Demokrat bulan Agustus nanti.

Pennsylvania menjadi batu ujian penting bagi Nyonya Clinton - yang berharap bisa mendapatkan suara dari delegasi super - yang mengatakan bahwa dia akan bisa mendapatkan suara dari negara bagian besar dalam pemilihan presiden bulan November nanti.

Menyerang Iran

Dalam sebuah acara televisi hari Selasa pagi, Nyonya Clinton memperkirakan dia akan menang namun mengatakan marjin kemenangan tidak penting.

Clinton hanya mengatakan bila Obama gagal menang, maka akan menimbulkan pertanyaan mengenai “kemampuannya untuk menang di negara bagian besar.”

 

 Bila saya menjadi presiden, saya akan menyerang Iran dan menghancurkan mereka

 

Hillary Clinton

Obama mengakui bahwa saingannya “memang difavoritkan untuk menang di
Pennsylvania, namun menolak argumentasi mengenai negara bagian besar, dengan mengatakan bahwa Demokrat tidak akan kalah di New York ataupun Kalifornia, siapapun calon presidennya.

Keributan muncul ketika Nyonya Clinton bagaimana dia akan bereaksi bila Iran melancarkan serangan nuklir terhadap Israel.

“Bila saya presiden, saya akan menyerang Iran.. Kita akan mampu menghancurkan mereka.” katanya.

“Memang ini hal yang buruk untuk dikatakan, namun orang-orang yang memerintah Iran harus sadar, karena ini akan mmebuat mereka tidak melakukan sesuatu hal yang bodoh dan tragis,” kata Nyonya Clinton kepada jaringan televisi ABC.

Politik ketakutan

Kampanye saat-saat akhir di Pensylvania ini diwarnai dengan keributan soal iklan kampanye dari kubu Nyonya Clinton.

Beberapa jam menjelang TPS dibuka, Nyonya Clinton dituduh menjual “politik ketakutan.”

Obama banyak berkampanye di daerah pinggir kota di Pennsylvania

Iklannya berisi gambar-gambar kejadian penting di dunia seperti peristiwa Pearl Harbour, jatuhnya Tembok Berlin, klip pemimpin Al-Qaeda Osama bin Laden dan korban Topan Katrina.

Iklan itu diakhiri dengan kata-kata “Anda harus siap menghadapi keadaan apapun.”

Kepala tim kampanye Clinton, Geoff Garin menyebut ini sebagai iklan positif.

“Ini menjelaskan mengapa Hillary Clinton adalah pilihan terbaik untuk menjadi presiden. ” katanya.

“Kita berada di saat dimana kita memerlukan presiden yang memiliki kekuatan dan pengetahuan untuk mengatasi berbagai tantangan yang kuat.”

Namun kubu Obama memberikan reaksi berbeda.

“Kita sudah memiliki presiden yang memainkan politik ketakutan, dan kita tidak memerlukan yang lainnya.”

 

Clinton menang di Pennsylvania

April 23rd, 2008 | Uncategorized | No comments

Hillary Clinton mengalahkan saingannya, Barack Obama, dalam pemilihan yang penting di Pennsylvania untuk tetap menghidupkan peluangnya.

Setelah meraih kemenangan, dia mengatakan warga Amerika layak mendapat “seorang presiden yang tidak pernah menyerah”.

Clinton tetap kalah dari Obama berdasarkan jumlah delegasi secara nasional, namun kemenangan di Pennsylvania membuat dia tetap bepeluang untuk maju sebagai calon presiden dari Partai Demokrat.

Saingannya, Barack Obama, mengucapkan selamat atas Clinton, yang meraih kemenangan dengan selisih 10%.

Perhitungan atas 99% suara yang masuk menunjukkan Clinton berhasil meraih 55% sedangkan Obama mengumpulkan 45%.

Tidak menyerah

Mantan ibu negara ini mengatakan kepada para pendukungnya dalam pawai kemenangan bahwa dia mengalahkan ’saingan yang hebat’ yang sempat unggul 3 banding 1 atasnya.

Barack Obama dan Hillary Clinton
Secara nasional Barack Obama masih unggul atas Hillary Clinton

“Beberapa orang memperkirakan saya kalah dan menyarankan agar mengaku kalah, namun warga Amerika tidak menyerah dan mereka berhak mendapatkan seorang presiden yang tidak menyerah,” tuturnya.

“Karena kalian semua, gelombang berbalik.”

Dia juga menyerukan sumbangan yang lebih banyak untuk dana kampanyenya, dengan mengatakan hal itu merupakan satu-satunya jalan baginya untuk bersaing dengan calon yang menghabiskan dana dalam jumlah besar.

Obama mengucapkan selamat pada Clinton saat berbicara dihadapan pendukungnya di Indiana, negara bagian yang akan menggelar pemilihan berikut.

Namun dia menegaskan bahwa hasil yang diraihnya di Pennsylvania lebih baik dari yang diperkirakan semula.

“Banyak orang yang tidak akan berpikir bahwa kami akan mendapat suara dengan selisih ketat pada saat kampanye,” katanya.

“Enam pekan kemudian, kami memperkecil jurangnya. Kami menggalang warga dari semua usia, ras, dan latar belakang untuk mencapai tujuan.”

Dengan kemenangan ini, Clinton masih belum cukup untuk membalikkan posisi di tingkat nasional, namun jelas dia tetap berpeluang untuk mengikuti terus proses pemilihan di Partai Demokrat.

Obama diunggulkan atas Clinton

April 18th, 2008 | Uncategorized | No comments

Pemberian suara tengah berlangsung dalam tahap-tahap akhir penentuan pemilihan bakal calon presiden di Amerika Serikat.

Bakal calon yang sedang unggul dari Partai Demokrat Barack Obama mengatakan pesaingnya, Hillary Clinton, mungkin harus mundur kalau kalah di negara bagian Texas dan Ohio.

Hillary Clinton sendiri mengatakan ia tak akan mundur.

Hasil dari dua negara bagian kecil, Vermont dan Rhode Island, kemungkinan akan sangat menentukan hasil akhir dari persaingan keduanya.

Dipihak Republik, Senator John McCain kemungkinan akan meraih jumlah suara yang diperlukan untuk tak tersaingi lagi.

Tetapi perhatian utama terpusat dikubu Demokrat yang persaingannya masih sangat sengit.

Jajak pendapat menunjukkan Obama sedikit mempunyai keunggulan dibanding Nyonya Clinton di Texas, tetapi ketinggalan di Ohio.

Bagi Partai Demokrat, Texas merupakan negara bagian yang sengit diperebutkan besarnya jumlah delegasi yang mencapai 228. Terbesar dibandingkan Ohio, Vermont maupun Rhode Island.

Obama
Pendukung Obama berhujan-hujan memberi dukungan.

Nyonya Clinton memerlukan kemenangan besar untuk bisa mengejar ketertinggalannya dari Obama.

”Saya punya firasat baik,” kata Nyonya Clinton kepada mereka yang memberikan suara di Houston. ”Saya yakin hasilnya akan baik.”

Namun Obama juga merasa yakin.

”Kita tahu ini merupakan persaingan yang luar biasa,” katanya. ”Kami bekerja sekuat tenaga untuk mendapatkan hasil terbaik.”

Obama membelanjakan dua kali lipat untuk iklan TV dibanding Nyonya Clinton di negara bagian ini, salah satunya dalam bahasa Spanyol. Satu dari lima pemilih di negara bagian ini datang dari kalangan Hispanic.

Gubernur New Mexico Bill Richardson yang berasal dari Partai Demokrat mengatakan siapapun yang mendapat dukungan terbanyak harus dinobatkan sebagai calon presiden dari partai.

Wartawan BBC Kevin Connoly yang berada di ibukota Ohio, Columbus, mengatakan masih jauh dari pasti apakah akan ada hasil dari pertarungan tahap akhir ini.

Nyonya Clinton dalam kampanyenya menyerang kebijakan luar negeri Obama dan pengalaman menangani masalah keamanan nasional.

Obama membalas dengan mempertanyakan pertimbangan Nyonya Clinton mendukung perang Irak.

Sementara itu persaingan di Partai Republik diramalkan akan segera usai dengan Senator McCain mengalahkan lawannya Mike Huckabee.

 

Persaingan Clinton-Obama

April 18th, 2008 | Uncategorized | No comments

OBamaku laughing

Partai Demokrat di negara bagian Nevada, Amerika Serikat sudah memulai proses memilih bakal calon presiden, dalam pemilihan kaukus yang sangat ketat.

Dua calon yang diunggulkan, Hillary Clinton dan Barack Obama sama-sama membujuk para pemilih Amerika berbahasa Spanyol atau Latino dan jajak pendapat terbaru menunjukkan mereka bersaing dengan ketat.

Jaringan televisi Amerika memperkirakan bakal calon partai Republik, Mitt Romney akan menang besar di negara bagian Nevada.

Kontes partai Republik di Nevada tertutupi oleh pemilihan yang berlangsung pada hari yang sama di South Carolina.

Namun begitu, kemenangan besar Romney di Nevada yang adalah mantan gubernur Massachusetts, bisa memberikan dorongan yang sangat membantu bagi pemilihan berikutnya di Florida.

Hasil awal mengisyaratkan dia mungkin mendapatkan lebih dari 40 persen suara di Nevada, dan saingannya menyusul berturut-turut John McCain, Fred Thompson, Mike Huckabee dan Ron Paul menyusul jauh dibelakangnya.

Menurut jajak pendapat sebelum pemungutan suara di South Carolina, McCain unggul tipis di negara bagian ini.

Senator Arizona ini berharap bisa menciptakan kembali momentum yang hilang setelah kekalahannya dari Romney hari Selasa lalu di negara bagian Michigan.

Saingan utamanya di negara bagian Selatan Amerika itu adalah Huckabee, seorang mantan gubernur Arkansas yang berharap mendapatkan dukungan dari kalangan Kristen evanjelis.

Hasil ini disimak secara seksama karena pemenang bakal calon presiden dari Partai Republik di South Carolina, biasanya menjadi calon resmi dari partai Republik dalam pemilihan presiden sejak tahun 1980.

Suara Hispanik

Berbagai laporan mengatakan perekonomian Amerika kemungkinan besar akan menjadi masalah penting dalam tiga pemilihan setelah Presiden George W Bush hari Jum’at lalu menyerukan agar Kongres menyetujui paket pemotongan pajak untuk menghindarkan Amerika dari resesi.

Menjelang berbagai pemungutan suara di Nevada, Nyonya Clinton mengkritik paket darurat yang diusulkan oleh Presiden Bush untuk menghidupkan kembali perekomian.

Dia mengatakan rencana pemotongan pajak senilai 150 miliar dolar Amerika itu mengesampingkan warga Amerika yang justru sangat memerlukan pertolongan, yaitu kalangan manula, warga Amerika berbahasa Spanyol dan kalangan kulit hitam.

Nyonya Clinton mendapat dukungan dari para politisi berpengaruh di dalam masyarakat berbahasa Spanyol di Nevada, yang jumlahnya sekitar 30 persen dari total penduduk. Sementara Barack Obama mendapatkan dukungan dari satu organisasi serikat buruh setempat yang berpengaruh.

Banyak para pemilih yang menjadi target Hillary Clinton dan Barack Obama bekerja di kasino-kasino dan resor-resor yang berada di Las Vegas dan untuk pertama kalinya, sembilan kasino akan menjadi tempat pemungutan suara, guna mempermudah para pekerja memberikan suara mereka.

Kontestan Capres AS Pusatkan Kampanye pada Isu Ekonomi

April 18th, 2008 | Uncategorized | No comments
OBamaku
 

Ketiga kontestan calon presiden di Amerika sekarang memusatkan kampanye mereka pada soal-soal ekonomi setelah beberapa hari pada soal Irak.Calon belum resmi Partai Republik – Senator John McCain – hari Kamis berbicara soal menolong pemilik rumah menghindari rumah mereka disita kreditor. Berkampanye di New York ia mengusulkan pemerintah Federal menjamin kredit perumahan berjangka 30 tahun kepada pembeli yang memenuhin syarat.

Sebelumnya ia menyarankan tidak diperlukan bantuan pemerintah untuk meringankan krisis kredit perumahan yang mengancam menjerumuskan perekonomian ke dalam risesi.

Kedua kontestan Partai Demokrat, Barack Obama dan Hillary Clinton, mengatakan usul McCain itu terlalu kecil dan terlalu lambat. Obama dan Clinton sama-sama mengusulkan program miliaran dolar untuk mengatasi kredit perumahan yang bermasalah sekarang ini.